Category Archives: info bank

dropship metode dagang online tanpa modal

Share Button

sekarang sudah bukan hal yang aneh lagi kalau dropship sudah banyak yang melakukannya,bahkan perusahaan besar didunia sudah melakukan sistem dropship seperti amazon, chinavasion dan lainna.

Cuma yang perlu diperhatikan untuk pelaku bisnis ini harus mewaspadai hal hal negatif yg biasanya timbul akibat sistem dropship.

sebelum membahas lebih jauh apa sih yang dimaksud dengan dropship ?

dropship adalah sistem dagang online yang  seller belum tentu mempunyai stok, tapi sto ada di wholesale atau distributor .

sistemya adalah ketika buyer membeli barang ,maka seller akan meneruskan ke distrbutor/wholesale nah distributor ini mengirim barang pesanan ke buyer.

dropship.jpg

trknya untuk menjaga keamanan transaksi

1.Pastikan seller mempunyai alamat rumah,alamat email dan no hp aktif yang valid

2.Pastikan buyer juga mempunyai syarat seperti seller

3. Pastikan distributor adalah yg  terpercaya dan mempunyai ketersediaan stok yg cukup lebih bagus tahu alamat dan tempatnya.

jadi apalagi yang tidak mungkin di internet dalam hal bisnis online tanpa modal? ini hanya perlu waktu kurang lebih 1 jam sehari dan koneksi internet yang memadai.

contoh dari situs yang menanungi sitem dropship berjalan aman ya tokopedia.

 

Share Button

Incoming search terms:

Pembiayaan dari Bank Syariah Mandiri

Share Button

Pembiayaan dari Bank Syariah Mandiri

bsm implan.jpg
Ini ada informasi semoga berguna bagi para pebisnis yang membutuhkan modal dengan pinjaman sesuai syariah.
BSM Implan
BSM Implan adalah pembiayaan konsumer dalam valuta rupiah yang diberikan oleh bank kepada karyawan tetap Perusahaan yang pengajuannya dilakukan secara massal (kelompok).
BSM Implan dapat mengakomodir kebutuhan pembiayaan bagi para karyawan perusahaan, misalnya dalam hal perusahaan tersebut tidak memiliki koperasi karyawan, koperasi karyawan belum berpengalaman dalam kegiatan simpan pinjam, atau perusahaan dengan jumlah karyawan terbatas.
Peruntukkan:
Untuk pembelian barang konsumer (halal)
Untuk pembelian/memperoleh manfaat atas jasa (contoh: untuk biaya dana pendidikan).
Benefit/manfaat:
Bagi perusahaan:
Salah satu bentuk penghargaan kepada karyawan
Outsourcing sumber dana dan administrasi pinjaman.
Bagi Karyawan:
Kesempatan dan kemudahan memperoleh fasilitas pembiayaan
Akad Pembiayaan:
Untuk pembelian barang digunakan akad Wakalah wal Murabahah
Untuk memperoleh manfaat atas jasa digunakan akad Wakalah wal Ijarah.
Fitur:
Pemberian fasilitas pembiayaan konsumer dengan pola channeling kepada sejumlah karyawan (kolektif) dengan rekomendasi Perusahaan.
Limit pembiayaan minimum sebesar Rp5 juta dan maksimum sebesar Rp250 juta per calon nasabah
Limit pembiayaan konsumer tanpa agunan per nasabah adalah maksimal Rp50 juta.
Khusus untuk Pegawai Negeri Sipil/BUMN/TNI POLRI, limit pembiayaan konsumer tanpa agunan per nasabah adalah maksimal Rp100 juta.
Jangka waktu pembiayaan bervariasi sbb:
Untuk pembelian keperluan konsumer dengan limit pembiayaan hingga Rp50 juta (tanpa agunan), jangka waktu pembiayaan maksimal 3 (tiga) tahun
khusus untuk Pegawai Negeri Sipil/BUMN/TNI POLRI dengan limit pembiayaan hingga Rp100 juta (tanpa agunan), jangka waktu pembiayaan maksimal 5 (lima) tahun
Untuk pembelian keperluan konsumer dengan agunan (selain untuk pembelian rumah/mobil) dengan limit di atas Rp50 juta s.d. Rp100 juta, jangka waktu pembiayaan maksimal 5 (lima) tahun.
Untuk pembelian kendaraan mobil pribadi dengan limit di atas Rp50 juta hingga Rp200 juta, jangka waktu pembiayaan maksimal 5 (lima) tahun dan usia kendaraan pada saat jatuh tempo pembiayaan maksimal 10 tahun.
Untuk pembelian tanah berikut bangunan rumah di atasnya dengan limit di atas Rp50 juta s.d. Rp250 juta mengacu pada ketentuan Pembiayaan Griya BSM.
Pengajuan Pembiayaan:
Pengajuan pembiayaan BSM Implan dilakukan melalui Perusahaan tempat calon nasabah bekerja secara kolektif
Jumlah minimum pengajuan pembiayaan dalam satu kelompok permohonan adalah 10 (sepuluh) orang calon nasabah atau sebesar Rp100 juta
Pengelompokan calon nasabah disesuaikan dengan jenis pembiayaannya, yaitu pembelian/pembiayaan keperluan konsumtif tanpa agunan, dengan agunan, Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR), dan Pembiayaan Pemilikan kendaraan mobil.
sumber :http://www.syariahmandiri.co.id/category/consumer-banking/pembiayaan-consumer/

Share Button

Incoming search terms: